Langsung ke konten utama

Postingan Unggulan

TERJEMAH MAKNA AL QUR’AN BAHASA INDONESIA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga Allah Swt melimpahkan keselamatan, rahmat dan keberkahan untukmu. Dengan menyebut nama Allah Swt Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji dan syukur kehadirat Allah seru semesta alam. Rabb Maha Pencipta langit, bumi, beserta isinya dan semesta alam. Allah Maha Kuasa dan Penguasa semesta alam. Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia yang telah memberikan nikmat sehat wal afiat, jasmani, rohani, segala nikmat serta rezeki yang luas berlimpah berkah. Selawat, salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi teladan kita Muhammad Saw, keluarga dan sahabatnya, karena anugerah-Nya berupa cinta, kasih, sayang, hidayah, hikmah, inayah, rahmat, syafaat, taufik dan karunia Allah sehingga kita istikamah beragama Islam, dapat melaksanakan rukun islam, rukun iman, beriman (mukmin), bertakwa, tawakal, ...

Postingan populer dari blog ini

KALKULATOR WARIS HUKUM ISLAM

Tentang Kalkulator Waris Hukum Islam. Berikut mengenai dasar hukum kalkulator waris hukum islam, hukum kewarisan kompilasi hukum islam, pokok-pokok hukum warisan dan masalah pusaka kalalah yang digunakan untuk lebih mudah, cepat mengetahui kewajibannya dan berapa hak bagian ahli waris dengan mengunakan kalkultor hukum waris Islam: Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 Republik Indonesia, yang menyatakan bahwa: Negara Indonesia adalah negara hukum , Pasal 27 ayat 1 UUD RI Tahun 1946, yang menyatakan bahwa: Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya, Pasal 28D ayat 1 UUD RI Tahun 1945, yang menyatakan bahwa: Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama dihadapan hukum, Pasal 28H ayat 4 UUD RI Tahun 1945, yang menyatakan bahwa: Setiap orang berhak mempunyai hak milik pribadi dan hak milik tersebut tidak boleh diambil alih secar...

AL QURAN SEBAGAI PETUNJUK YANG SEMPURNA UNTUK MANUSIA

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Dengan menyebut nama Allah Swt Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji dan syukur kehadirat Allah seru semesta alam. Rabb Maha Pencipta langit, bumi, beserta isinya dan semesta alam. Allah Maha Kuasa dan Penguasa semesta alam. Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia yang telah memberikan nikmat sehat, jasmani, rohani dan nikmat serta rezeki yang berlimpah ruah. Shalawat, salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi teladan kita Muhammad Saw, keluarga dan sahabatnya, karena anugerah-Nya berupa cinta, kasih, sayang, inayah, syafaat, hidayah, hikmah, rahmat, taufik dan karunia-Nya sehingga kita beragama Islam, dapat melaksanakan rukun islam dan rukun iman, beriman, bertakwa, tawakal, sabar dan berbuat kebajikan maupun beramal shaleh. Al Quran adalah kitab agama Islam sebagai petunjuk, pedoman,...

TERJEMAH MAKNA AL QUR’AN BAHASA INDONESIA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Semoga Allah Swt melimpahkan keselamatan, rahmat dan keberkahan untukmu. Dengan menyebut nama Allah Swt Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji dan syukur kehadirat Allah seru semesta alam. Rabb Maha Pencipta langit, bumi, beserta isinya dan semesta alam. Allah Maha Kuasa dan Penguasa semesta alam. Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia yang telah memberikan nikmat sehat wal afiat, jasmani, rohani, segala nikmat serta rezeki yang luas berlimpah berkah. Selawat, salam senantiasa dilimpahkan kepada Nabi teladan kita Muhammad Saw, keluarga dan sahabatnya, karena anugerah-Nya berupa cinta, kasih, sayang, hidayah, hikmah, inayah, rahmat, syafaat, taufik dan karunia Allah sehingga kita istikamah beragama Islam, dapat melaksanakan rukun islam, rukun iman, beriman (mukmin), bertakwa, tawakal, ...

TUKANG FITNAH PASTI AKAN CELAKA

Auzubillahiminashsyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Swt berfirman: Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia ! Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka). Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah). Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal. (QS. Al-Lahab 111:1 - 5). Dan jgn lupa semangat mengetahui dan membaca kebenaran tafsir, hadis maupun mazhabnya supaya lebih jelas. Wabillahi taufik wal hidayah. © Hak cipta hanya milik Allah Swt. Tidak perlu ijin untuk membagikannya. Al Quran dan Terjemahnya adalah cara pencarian lebih cepat, mudah untuk menemukan, membaca, mempelajari, memahami Al Quran, surat, ayat, juz, tafsir dan terjemahnya, kabar gembira, janji, ketetapan, perintah, petunjuk, pembeda yang hak dan yang batil, peringatan yang sempurna, sahih, lengkap, jelas, terang benderang, tegas maksud maknanya.

CARA ALLAH MEMBERI REZEKI BERDASARKAN AL QURAN

Tentang Cara Allah Memberikan Rezeki Berdasarkan Al Qur'an. Auzubillahiminashsyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Swt berfirman: Air Hujan Dari Langit. (Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah 2:22). Sesungguhnya Dialah yang dengan kekuasaan-Nya menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu sehingga layak dan nyaman untuk dihuni, dan menjadikan di atas kamu langit dan benda-benda yang ada padanya sebagai atap, atau sebagai bangunan yang cermat, indah, dan kukuh. Dan Dialah yang menurunkan sebagian dari air, yaitu air hujan, dari langit yang menjadi sumber kehidupan. Lalu Dia hasilkan dengan air itu sebagian dari buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan ...

AR RAHMAN YANG MAHA PEMURAH

Tentang Ar Rahman Yang Maha Pemurah. Muqaddimah. Surat Ar Rahman terdiri atas 78 ayat, termasuk golongan surat-surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Ar Ra’du.  Dinamai "Ar Rahman" (Yang Maha Pemurah), diambil dari perkataan "Ar Rahman" yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Ar Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah.  Sebahagian besar dari surat ini menerangkan kepemurahan Allah s.w.t. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti. Pokok-pokok isinya: Keimanan: Allah mengajar manusia pandai berbicara; pohon-pohonan dan tumbuh-tumbuhan tunduk kepada Allah; semua makhluk akan hancur kecuali Allah; Allah selalu dalam kesibukan ; seluruh alam merupakan nikmat Allah terhadap umat manusia; manusia diciptakan dari tanah dan jin dari api. Hukum-hukum: Kewajiban mengukur, menakar, menimbang dengan adil. Dan lain-lain: Manusia dan jin tidak dapat mel...

SIFAT-SIFAT ORANG MUKMIN DAN KEWAJIBAN MEREKA TERHADAP PERINTAH RASUL

Tentang Sifat-Sifat Orang Mukmin dan Kewajiban Mereka Terhadap Perintah Rasul. Auzubillahiminashsyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Swt berfirman: Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar (QS Al Ahzab 33:35). Pada ayat ini Allah menjelaskan sifat-sifat hamba-Nya yang akan diampuni segala dosa dan kesalahannya serta dimasukkan ke dalam surga. Sifat-sifat mereka ada sepuluh macam: 1. Taat dan tunduk kepada hukum Islam, baik ucapan maupun perbuatan. 2. Membenarkan dan memercayai ajaran Allah dan rasul-Nya. 3. Selalu melak...

SYARAT MASUK SURGA BERDASARKAN AL QURAN

Tentang Syarat Masuk Surga Berdasarkan Al Quran. Auzubillahiminashsyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Swt berfirman: Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kebajikan, bahwa untuk mereka (disediakan) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Setiap kali mereka diberi rezeki buah-buahan dari surga, mereka berkata, “Inilah rezeki yang diberikan kepada kami dahulu.” Mereka telah diberi (buah-buahan) yang serupa. Dan di sana mereka (memperoleh) pasangan-pasangan yang suci. Mereka kekal di dalamnya. (QS. Al-Baqarah 2:25). Dan jika demikian balasan yang akan diterima oleh orang-orang kafir, maka tidak demikian halnya dengan orang-orang yang beriman. Surga yang nyaman dan indah adalah tempat bagi mereka. Sampaikanlah kabar gembira yang menenteramkan jiwa kepada orang-orang yang beriman kepada Allah, Rasul, dan kitab-Nya tanpa keraguan sedikit pun, dan berbuat amal-amal kebajikan, bahwa untuk mereka Allah menyediakan di sisi-Nya surga-s...

KEWAJIBAN BERLAKU ADIL DAN JUJUR

Tentang  Mengenai Kewajiban Berlaku Adil dan Jujur. Auzubillahiminashsyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Swt berfirman: Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.  (QS. Al-Ma'idah 5:8). Ayat selanjutnya memberikan tuntunan agar umat Islam berlaku adil, tidak hanya kepada sesama umat Islam, tetapi juga kepada siapa saja walaupun kepada orang-orang yang tidak disukai. Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan, yakni orang yang selalu dan bersungguh-sungguh menegakkan kebenaran, karena Allah, ketika kalian menjadi saksi maka bersaksilah dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, yakni kepada orang-orang kafir d...

KALKULATOR ZAKAT HUKUM ISLAM

Tentang Kalkulator Zakat Hukum Islam dapat dilihat melalui dibawah ini: KALKULATOR BAZNAS KALKULATOR BAZNAS (BAZIS) Auzubillahiminashsyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Swt berfirman: Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk. (QS. Al-Baqarah 2:43). Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, "Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat." Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang. (QS. Al-Baqarah 2:83). Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Baqarah 2:110). Kebajikan itu bukanlah menghadapkan w...

MENGADA-ADAKAN BERDASARKAN SURAT AYAT AL QURAN

Tentang Mengada-Adakan Berdasarkan Surat Ayat Al Quran.

Auzubillahiminashsyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Allah Swt berfirman:
Maka barangsiapa mengada-adakan kebohongan terhadap Allah setelah itu, maka mereka itulah orang-orang zalim. (QS. Ali ‘Imran 3:94).

Perhatikanlah, betapa mereka mengada-adakan dusta terhadap Allah ! Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka). (QS. An-Nisa’ 4:50).

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah, atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya ? Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak beruntung. (QS. Al-An’am 6:21).

Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan dusta terhadap Allah atau yang berkata, “Telah diwahyukan kepadaku,” padahal tidak diwahyukan sesuatu pun kepadanya, dan orang yang berkata, “Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah.” (Alangkah ngerinya) sekiranya engkau melihat pada waktu orang-orang zalim (berada) dalam kesakitan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata), “Keluarkanlah nyawamu.” Pada hari ini kamu akan dibalas dengan azab yang sangat menghinakan, karena kamu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS. Al-An’am 6:93).

Dan dari unta sepasang dan dari sapi sepasang. Katakanlah, “Apakah yang diharamkan dua yang jantan atau dua yang betina, atau yang ada dalam kandungan kedua betinanya ? Apakah kamu menjadi saksi ketika Allah menetapkan ini bagimu ? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah untuk menyesatkan orang-orang tanpa pengetahuan ?” Sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. Al-An’am 6:144).

Siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayat-Nya ? Mereka itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan dalam Kitab sampai datang para utusan (malaikat) Kami kepada mereka untuk mencabut nyawanya. Mereka (para malaikat) berkata, "Manakah sembahan yang biasa kamu sembah selain Allah ?" Mereka (orang musyrik) menjawab, "Semuanya telah lenyap dari kami." Dan mereka memberikan kesaksian terhadap diri mereka sendiri bahwa mereka adalah orang-orang kafir. (QS. Al-A`raf 7:37).

Sungguh, kami telah mengada-adakan kebohongan yang besar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, setelah Allah melepaskan kami darinya. Dan tidaklah pantas kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Tuhan kami menghendaki. Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu. Hanya kepada Allah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik." (QS. Al-A`raf 7:89).

Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya ? Sesungguhnya orang-orang yang berbuat dosa itu tidak akan beruntung. (QS. Yunus 10:17).

Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan sebagiannya halal." Katakanlah, "Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) ataukah kamu mengada-ada atas nama Allah ?" (QS. Yunus 10:59).

Dan apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari Kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia (yang dilimpahkan) kepada manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur. (QS. Yunus 10:60).

Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung." (Bagi mereka) kesenangan (sesaat) ketika di dunia, selanjutnya kepada Kamilah mereka kembali, kemudian Kami rasakan kepada mereka azab yang berat, karena kekafiran mereka. (QS. Yunus 10:69 – 70).

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan suatu kebohongan terhadap Allah ? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi akan berkata, "Orang-orang inilah yang telah berbohong terhadap Tuhan mereka." Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang yang zalim, (yaitu) mereka yang menghalangi dari jalan Allah dan menghendaki agar jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang yang tidak percaya adanya hari akhirat. Mereka tidak mampu menghalangi (siksaan Allah) di bumi, dan tidak akan ada bagi mereka penolong selain Allah. Azab itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka tidak mampu mendengar (kebenaran) dan tidak dapat melihat(nya). Mereka itulah orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Pasti mereka itu (menjadi) orang yang paling rugi di akhirat. (QS. Hud 11:18 – 22).

Bahkan mereka (orang kafir) berkata, "Dia cuma mengada-ada saja." Katakanlah (Muhammad), "Jika aku mengada-ada, akulah yang akan memikul dosanya, dan aku bebas dari dosa yang kamu perbuat." (QS. Hud 11:35).

Dan kepada kaum 'Ad (Kami utus) saudara mereka, Hud. Dia berkata, "Wahai kaumku ! Sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. (Selama ini) kamu hanyalah mengada-ada. (QS. Hud 11:50).

Dan apabila Kami mengganti suatu ayat dengan ayat yang lain, dan Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata, "Sesungguhnya engkau (Muhammad) hanya mengada-ada saja." Sebenarnya kebanyakan mereka tidak mengetahui. (QS. An-Nahl 16:101).

Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah pembohong. (QS. An-Nahl 16:105).

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram," untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tidak akan beruntung. (QS. An-Nahl 16:116).

Dan mereka hampir memalingkan engkau (Muhammad) dari apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar engkau mengada-ada yang lain terhadap Kami; dan jika demikian tentu mereka menjadikan engkau sahabat yang setia. (QS. Al-Isra' 17:73).

Mereka itu kaum kami yang telah menjadikan tuhan-tuhan (untuk disembah) selain Dia. Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang jelas (tentang kepercayaan mereka) ? Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ?. (QS. Al-Kahf 18:15).

Musa berkata kepada mereka (para pesihir), "Celakalah kamu ! Janganlah kamu mengada-adakan kedustaan terhadap Allah, nanti Dia membinasakan kamu dengan azab." Dan sungguh rugi orang yang mengada-adakan kedustaan. (QS. Taha 20:61).

Dia tidak lain hanyalah seorang laki-laki yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah, dan kita tidak akan mempercayainya. (QS. Al-Mu'minun 23:38).

Dan siapakah yang lebih zalim dari-pada orang yang mengada-adakan kebohongan kepada Allah atau orang yang mendustakan yang hak ketika (yang hak) itu datang kepadanya ? Bukankah dalam neraka Jahanam ada tempat bagi orang-orang kafir ?. (QS. Al-`Ankabut 29:68).

Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan, "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya." Tidak, Al-Qur'an itu kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum engkau; agar mereka mendapat petunjuk. (QS. As-Sajdah 32:3).

Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau sakit gila ?" (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat itu berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh. (QS. Saba' 34:8).

Katakanlah (Muhammad), "Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku); dan aku bukanlah termasuk orang yang mengada-ada. (QS. Sad 38:86).

Ataukah mereka mengatakan, "Dia (Muhammad) telah mengada-adakan kebohongan tentang Allah." Sekiranya Allah menghendaki niscaya Dia kunci hatimu. Dan Allah menghapus yang batil dan membenarkan yang benar dengan firman-Nya (Al-Qur'an). Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala isi hati. (QS. Asy-Syura 42:24).

Bahkan mereka berkata, "Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya (Al-Qur'an)." Katakanlah, "Jika aku mengada-adakannya, maka kamu tidak kuasa sedikit pun menghindarkan aku dari (azab) Allah. Dia lebih tahu apa yang kamu percakapkan tentang Al-Qur'an itu. Cukuplah Dia menjadi saksi antara aku dengan kamu. Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. Al-'Ahqaf 46:8).

Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan apa pun untuk (menyembah)nya. Mereka hanya mengikuti dugaan, dan apa yang diingini oleh keinginannya. Padahal sungguh, telah datang petunjuk dari Tuhan mereka. (QS. An-Najm 53:23).

Kemudian Kami susulkan rasul-rasul Kami mengikuti jejak mereka dan Kami susulkan (pula) Isa putra Maryam; Dan Kami berikan Injil kepadanya dan Kami jadikan rasa santun dan kasih sayang dalam hati orang-orang yang mengikutinya. Mereka mengada-adakan raḥbāniyyah, padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka (yang Kami wajibkan hanyalah) mencari keridaan Allah, tetapi tidak mereka pelihara dengan semestinya. Maka kepada orang-orang yang beriman di antara mereka Kami berikan pahalanya, dan banyak di antara mereka yang fasik. (QS. Al-Hadid 57:27).

Dan siapakah yang lebih zalim dari-pada orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah padahal dia diajak kepada (agama) Islam ? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (QS. As-Saf 61:7).

Maka Aku bersumpah demi apa yang kamu lihat, dan demi apa yang tidak kamu lihat. Sesungguhnya ia (Al-Qur'an) itu benar-benar wahyu (yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia, dan ia (Al-Qur'an) bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya. Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran darinya. Ia (Al-Qur'an) adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan seluruh alam. Dan sekiranya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, pasti Kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian Kami potong pembuluh jantungnya. Maka tidak seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami untuk menghukumnya). Dan sungguh, (Al-Qur'an) itu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan. Dan sungguh, (Al-Qur'an) itu akan menimbulkan penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat). Dan Sungguh, (Al-Qur'an) itu kebenaran yang meyakinkan. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahaagung. (QS. Al-Haqqah 69:38 – 52).

Dan jgn lupa semangat mengetahui dan membaca kebenaran tafsir, hadis maupun mazhabnya supaya lebih jelas.

Demikian mengenai Mengada-Adakan Berdasarkan Surat Ayat Al Quran.

Wabillahi taufik wal hidayah.